BEKASI poroskabar.com – Dinamika Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sukatenang, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, mulai diwarnai munculnya sejumlah gagasan baru dari para calon yang akan berkompetisi.
Salah satunya datang dari Ahmad Nurwahyu, S.T., yang menyatakan kesiapannya maju dalam kontestasi Pilkades Sukatenang dengan membawa gagasan pembaruan melalui tagline “Ide Baru, Energi Baru, Harapan Baru.”
Ahmad yang masih berusia 27 tahun menegaskan, keputusannya maju dalam Pilkades bukan semata-mata karena latar belakang keluarganya. Ia merupakan putra Kepala Desa Sukatenang, Anwar Sanusi.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan pemimpin yang mampu menghadirkan gagasan baru, memiliki energi untuk bekerja, serta mampu menerjemahkan aspirasi masyarakat ke dalam program pembangunan yang nyata.

“Saya maju bukan karena nama besar orang tua. Warga butuh pemimpin yang punya ide segar, tenaga untuk kerja, dan harapan nyata ke depan,” ujar Ahmad saat ditemui, Senin (27/7/2026).
Dalam gagasan yang ditawarkannya, Ahmad menempatkan tiga sektor sebagai perhatian utama, yakni pembangunan infrastruktur, pemberdayaan pemuda, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Ia menilai, keterlibatan generasi muda menjadi salah satu unsur penting dalam mendorong kemajuan desa. Karena itu, pemuda Sukatenang diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi turut terlibat dalam proses perencanaan hingga pengawasan pembangunan.
“Jangan cuma nonton dari balik layar. Ini waktunya kita terjun langsung, mengawal pembangunan desa,” katanya.
Ahmad juga membawa pengalaman sebelumnya sebagai mantan Kaur Pemerintahan dan Keuangan sebagai salah satu modal untuk memahami tata kelola pemerintahan desa.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal dalam mendorong pengelolaan pemerintahan yang lebih efektif sekaligus membuka ruang inovasi bagi pembangunan Sukatenang.
“Energi baru, ide baru, inovasi baru. Itu modal kita. Kita nggak bisa terus jalan di tempat,” ucapnya.
Selain pembangunan infrastruktur, Ahmad menyoroti pentingnya mengembangkan potensi ekonomi desa. Menurut dia, Sukatenang memiliki peluang yang dapat dikembangkan secara mandiri sehingga pembangunan tidak hanya bergantung pada bantuan dari pemerintah di atasnya.
Salah satu potensi yang menjadi perhatiannya adalah keberadaan kawasan industri di sekitar wilayah Sukatenang.
“Kalau ada bantuan alhamdulillah. Tapi kita harus gali potensi sendiri. Wilayah kita ini dikelilingi industri kuning dan merah. Itu peluang besar yang harus kita kejar,” jelasnya.
Untuk sektor pemberdayaan masyarakat, Ahmad menyebut Karang Taruna dapat diarahkan pada kegiatan ekonomi produktif. Di antaranya pengolahan sampah dan produksi paving block.
Menurutnya, pengembangan kegiatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan persoalan lingkungan, tetapi juga berpotensi membuka lapangan pekerjaan sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
“Dari situ kita bisa ciptakan lapangan kerja dan wujudkan janji-janji kampanye,” tambah Ahmad.

Sementara terkait komposisi perangkat desa apabila dirinya mendapatkan amanah masyarakat, Ahmad mengatakan hal tersebut akan dibahas melalui mekanisme musyawarah.
Ia menekankan pentingnya membangun pemerintahan desa dengan mengedepankan kebersamaan dan pertimbangan yang matang.
“Itu kita bahas bareng tim. Saya punya tim, punya kader, punya simpatisan. Tapi semua harus lewat musyawarah yang baik,” ujarnya.
Di tengah meningkatnya dinamika Pilkades Sukatenang, Ahmad juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga suasana tetap aman dan kondusif.
Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi di tingkat desa yang harus dijalankan dengan tetap mengedepankan etika serta persaudaraan antarwarga.
“Kawal Pilkades dengan sopan. Jangan arogan. Siapa pun yang menang, dialah putra terbaik Suka Tenang,” pungkas Ahmad, didampingi istrinya, Indah Permatasari, S.Pd.
Dengan masuknya Ahmad Nurwahyu dalam bursa Pilkades Sukatenang, masyarakat kini memiliki pilihan sekaligus gagasan yang semakin beragam dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.
Gagasan mengenai penguatan infrastruktur, pemberdayaan pemuda, peningkatan pelayanan publik, hingga pengembangan potensi ekonomi lokal menjadi bagian dari agenda yang ditawarkan Ahmad dalam kontestasi Pilkades Sukatenang.
Pada akhirnya, masyarakat Sukatenang yang akan menentukan siapa yang dinilai paling mampu membawa desa tersebut menuju arah pembangunan yang lebih baik.






