Pelatih Futsal JB Ditangkap: Kisah Tragis Tiga Anak Didik Korban Pencabulan

Poros Kabar – Seorang pelatih futsal berinisial JB (30) di Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, ditangkap oleh polisi karena diduga melakukan pencabulan. Korban yang dilaporkan adalah tiga anak didiknya. “Ya, pelaku sudah kami amankan, pelatih futsal tersebut. Tiga korban yang dimaksud adalah S (12), I (12), dan D (14). Mereka adalah anggota klub futsal perempuan di sana,” ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Sang Ngurah Wiratama, kepada wartawan pada Kamis (24/10/2024).

Pelaku ditangkap pada Rabu (9/10) setelah salah satu korban melaporkan tindakan pelaku kepada orang tuanya. Korban merasa terancam karena pelaku mengancam akan menyebarkan video mesumnya setelah hubungan mereka berakhir.

“Salah satu korban ini diputuskan oleh pelaku, karena ada yang sempat menjalin hubungan. Setelah putus, dia menceritakan kepada ibunya bahwa dia diperlakukan tidak senonoh dan diancam dengan penyebaran video,” jelasnya.

Tindakan bejat pelaku dilakukan dengan berbagai cara, termasuk mengancam akan mengeluarkan korban dari tim futsal. “Salah satu korban yang bermasalah di tim, pelaku bilang, ‘kalau kamu tidak nurut, saya akan keluarkan kamu dari tim’. Akhirnya, dia disetubuhi dan diancam untuk melakukan hal yang sama lagi,” tuturnya.

Pelaku juga meminta korban untuk menyimpan baju di ruangannya, di mana tindakan asusila terjadi. Dia bahkan merekam aksi bejatnya untuk mengancam korban. “Ada korban yang dipacarin dan diancam akan disebar videonya jika tidak mau bermain lagi. Korban lainnya diminta untuk menaruh baju di ruangannya, dan di situ dia dilecehkan. Pelaku merekam semuanya untuk menakut-nakuti korban,” tambahnya.

Saat ini, pelaku JB sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Dia dijerat dengan Pasal 81 dan/atau Pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

SS

Related Posts

Tim Hayat Perketat Pengawasan Pilkades Ciledug, Netralitas Aparatur Jadi Sorotan

BEKASI poroskabar.com โ€“ Tim pemenangan Hadi Hidayat atau Hayat mulai memperketat pengawasan terhadap seluruh tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Langkah tersebut dilakukan dengan membentuk satuan…

Didukung Arus Besar Warga, H. Nasarudin Mantapkan Langkah Lanjutkan Kepemimpinan Dua Periode di Kedung Pengawas

Bekasi poroskabar.com – Pemerintahan Desa Kedung Pengawas dinilai masih membutuhkan sosok kepemimpinan yang mampu menjaga kesinambungan pembangunan. Berbekal dukungan yang terus mengalir dari masyarakat, H. Nasarudin memantapkan niatnya untuk kembali…

You Missed

Tim Hayat Perketat Pengawasan Pilkades Ciledug, Netralitas Aparatur Jadi Sorotan

Tim Hayat Perketat Pengawasan Pilkades Ciledug, Netralitas Aparatur Jadi Sorotan

Didukung Arus Besar Warga, H. Nasarudin Mantapkan Langkah Lanjutkan Kepemimpinan Dua Periode di Kedung Pengawas

  • By
  • Juli 29, 2026
  • 47 views
Didukung Arus Besar Warga, H. Nasarudin Mantapkan Langkah Lanjutkan Kepemimpinan Dua Periode di Kedung Pengawas

Nasarudin Kembali Maju, Siap Lanjutkan Ikhtiar Membangun Kedung Pengawas yang Maju dan Sejahtera

  • By
  • Juli 29, 2026
  • 41 views
Nasarudin Kembali Maju, Siap Lanjutkan Ikhtiar Membangun Kedung Pengawas yang Maju dan Sejahtera

Panitia Pilkades Desa Srimahi Tegaskan Komitmen Wujudkan Pemilihan yang Transparan, Aman, dan Kondusif

  • By
  • Juli 29, 2026
  • 26 views
Panitia Pilkades Desa Srimahi Tegaskan Komitmen Wujudkan Pemilihan yang Transparan, Aman, dan Kondusif

Hari Pertama Pendaftaran Bacalon Kades Sukatenang Berlangsung Kondusif, Tiga Kandidat Resmi Mendaftar

  • By
  • Juli 28, 2026
  • 53 views
Hari Pertama Pendaftaran Bacalon Kades Sukatenang Berlangsung Kondusif, Tiga Kandidat Resmi Mendaftar

Munan Haji Bantir Daftar Bacalon Kades Sukatenang, Dorong Penguatan Sektor Pertanian dan Perbaikan Irigasi

  • By
  • Juli 27, 2026
  • 104 views
Munan Haji Bantir Daftar Bacalon Kades Sukatenang, Dorong Penguatan Sektor Pertanian dan Perbaikan Irigasi