๐๐ซ. ๐€๐ซ๐ข๐ž๐Ÿ ๐Š๐ฎ๐ซ๐ง๐ข๐š ๐€๐ฃ๐š๐ค ๐–๐š๐ซ๐ ๐š ๐๐ž๐ค๐š๐ฌ๐ข ๐๐š๐ง๐ ๐ค๐ข๐ญ ๐๐š๐ง ๐–๐š๐ฌ๐ฉ๐š๐๐š ๐๐ž๐ง๐ฒ๐š๐ค๐ข๐ญ ๐๐š๐ฌ๐œ๐š ๐๐š๐ง๐ฃ๐ข๐ซ

โ€ŽPOROSKABAR//Kabupaten Bekasi

Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit pasca banjir yang melanda sejumlah wilayah

โ€ŽKepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Arief Kurnia, menyampaikan bahwa kondisi banjir tahun ini tergolong besar dan membawa lumpur serta berbagai material yang berpotensi memicu gangguan kesehatan.

โ€ŽPihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi bersama masyarakat, khususnya warga terdampak banjir, menjadi fokus dalam upaya pencegahan dan penanganan penyakit.

โ€Žโ€ŽDisampaikan menyusul terjadinya banjir yang masih berlangsung di musim hujan tahun ini.

โ€Žโ€ŽMenurut dr. Arief, banjir meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit seperti infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), batuk, pilek, demam, diare, hingga gangguan kulit seperti dermatitis dan gatal-gatal. Selain itu, kondisi kelelahan juga kerap dialami warga akibat aktivitas selama dan setelah banjir.

โ€Žโ€Žโ€œApalagi banjir tahun ini cukup besar dan membawa lumpur serta berbagai material lainnya. Penyakit yang sering dialami warga antara lain ISPA, batuk, pilek, demam, diare, gangguan kulit seperti dermatitis dan gatal-gatal, serta kelelahan,โ€ ujarnya.

โ€Žโ€ŽDinkes mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan pribadi, serta aktif memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

โ€Žโ€Žโ€œKami mengimbau masyarakat, khususnya yang terdampak banjir, untuk selalu menjaga kesehatan, memeriksakan diri ke posko kesehatan di puskesmas maupun pengungsian, serta menjaga kebersihan rumah pasca banjir,โ€ kata dr. Arief.

โ€Ždr. Arief tetap mengingatkan pentingnya langkah pencegahan.

โ€Žโ€Žโ€œUntuk saat ini belum ada informasi masyarakat yang terkena DBD. Biasanya DBD banyak muncul saat musim pancaroba. Meski begitu, masyarakat tetap harus waspada,โ€ jelasnya.

โ€Žโ€ŽLangkah pencegahan DBD yang dianjurkan antara lain menguras dan menutup tempat penampungan air serta mengubur barang bekas yang dapat menjadi sarang nyamuk.

โ€Žโ€ŽSelain itu, jika ditemukan kasus DBD di lingkungan warga, masyarakat diminta segera melapor ke puskesmas agar dapat dilakukan fogging terbatas.

โ€ŽDinkes juga menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan. โ€œJika ada keluhan kesehatan, segera datang ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat. Walaupun ada layanan puskesmas keliling, kami tetap mengimbau warga untuk aktif memeriksakan diri guna mencegah komplikasi yang lebih serius,โ€ pungkasnya.

๐‘ด.๐‘บ๐’๐’๐’†๐’‰

โ€Ž